Thursday, October 27, 2016

Perawatan Kuda

            Halo sobat pecinta dunia ternak kembali lagi dalam blog saya. Kali ini saya akan mengulas masalah ternak kuda. Nah seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa ternak kuda memiliki peminat yang cukup banyak di Negara kita akan tetapi ternak ini memiliki beberapa kesulitan. Untuk lebih jelasnya mari kita ungkap dan ulas cara berternak kuda ini.

1.    Makan

Untuk makanan sendiri kuda hanya makan rerumputan kering. Rumput ni pun adalah rumput yang sudah di cuci lebih dulu dengan air dan kemudian dikeringkan. Pada dasarnya kuda lebih senang diberi makan dengan cara disuapi oleh si pemilik hal ini sangat berbeda apabila dibandingkan dengan sapi maupun kambing. Selain itu kuda hanya makan rerumputan hijau yang sudah dikeringkan berbeda dengan sapi dan kambing yang bisa diberikan makanan penunjang adapun dari kuda sendiri sebenarnya bisa diberikan makan penunjang ataupun sampingan akan tetapi apabila hal ini terlalu sering dilakukan akan berakibat pada turunnya berat atau bobot dari kuda ini sendiri.
2.    Minuman


Kuda adalah hewan yang cukup membutuhkan asupan air yang banyak, hal ini dikarenakan kuda termasuk hewan berdarah panas selain itu kuda juga termasuk hewan yang memiliki metabolism tubuh yang cepat sehingga jumlah air yang dikonsumsi akan sangat menentukan bagi seekor kuda. Kuda membutuhkan air segar akan tetapi ada kalanya kuda membutuhkan air hangat untuk diminum, dan saat yang tepat untuk memberikan minuman air hangat pada kuda adalah saat kuda mengalami kebuntingan dan saat terjadi cuaca ekstrim utamanya pada saat pagi hari.
3.    Kebersihan
Sebagaimana berternak kambing dan sapi kebersihan dalam berternak apapun menjadi harga yang mutlak harus dijaga. Pun demikian dengan berternak kuda ini. Mulai dari tempat dan juga makanan yang diberikan kepada kuda haruslah memenuhi syarat kebersihan ini.
4.    Kandang 
 

Untuk model dan penataan kandang sendiri ada berbagai model untuk ini akan tetapi untuk para peternak yang berada didaerah jawa saya sarankan untuk menggunakan model kandang dengan bahan tiang kayu yang kuat dan kokoh dan untuk alas sendiri gunakanlah papan-papan kayu karena kuda sangat menyukai tempat yag kering dan bukan tempat yang lembab.
5.    Kelahiran

Untuk proses kelahiran ini sendiri tidak jauh beda dengan proses kelahiran pada sapi dan kambing karena kuda termasuk hewan mamalia yang juga melahirkan dengan cara beranak. Untuk proses dan bantuan yang bisa diberikan pada saat beranak adalah dengan membantu untuk menarik anakan keluar dari induk, proses inipun juga tidak boleh dilakukan dengan asal karena akan sangat berbahaya bagi induk maupun anakan. Cara yang tepat adalah dengan memperhatikan dan menyesuaikan tarikan dengan posisi dan nafas si induk.
           
 Nah demikianlah postingan saya kali ini semoga dapat menambah ilmu dan wawasan kita. Kritik dan saran saudara sangat saya butuhkan guna membantu lebih baiknya blog saya.


Penyakit Beserta Obat Tradisiional



            Halo para pecinta dunia ternak sekalian kembali bersama saya dengan postingan saya yang terbaru, kali ini masih berbicara masalah kambing. Kini saya akan membahas beberapa penyakit yang perlu diketahui oleh para peternak sekalian dan apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasai penyakit ini. Nah langsung saja sobat simak postingan saya berikut ini.

1.      Penyakit Antraks

Pada umumnya penyakit ini cukup sering menyerang hewan ternak akan tetapi penyakit ini lebih sering menyerang kambing. Hal ini dikarenakan karena siklus hidup kambing yang relative lebih mudah untuk diserang oleh penyakit ini. Selain itu penyakit ini mampu menular kemanusia. Adapun untuk pengobatannya sejauh ini hanya dilakukan vaksin saja, yang lebih spesiffik untuk mencegah bukan mengobati. Selain dengan cara vaksin langkah preventif lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan hidup kambing sendiri. Baik itu dari tubuhnya, dari makanan dan juga kandangnya. Hal ini akan sediit mengurangi resiko terjangkit penyakit baik itu berupa antraks atau bukan.
2.      Penyakit Kembung

Kembung atau begah juga bisa diderita oleh hewan bukan hanya oleh manusia. Akan tetapi kambing lebih rentan dengan penyakit ini bila dibandingkan dengan hewan yang lainnya. Adapun penyebab dari penyakit ini adalah jarak tempuh yang dilalui kambing saat berada didalam kendaraan, selain itu kambing yang diangkut menggunakan sepeda akan memperbesar resiko timbulnya penyakit ini. Penyebab lain dari penyakit ini adalah kambing melakukan perjalan dalam kondisi perut yang kurang terisi ataupun dalam kondisi kebanyakan minum. Langkah yang bisa dilakukan peternak adalah memberikan kambing minuman atau air hangat selepas melakukan perjalanan panjang.
3.      Penyakit kulit


Peyakit ini juga timbul karena kurang terjaganya kebersihan dari lingkungan dan utamanya tubuh kambing itu sendiri. Biasanya tanda-tanda dari kambing yang terserang penyakit ini adalah timbulnya bintik-bintik kehitaman pada kulit kambing. Selain itu bulu-bulu kambing pada bagian ini akan lebih cepat rontok.
            Adapun beberapa obat-obatan atau tanaman-tanaman yang bisa dijadikan penawar atau pencegah adalah sebagai berikut :
1.      Kunyit

Kunyit merupakan tanaman obat-obatan tradisional yang khasiatnya cukup terbukti efektif. Kunyit biasanya digunakan sebagai antibiotic atau antiseptic, hal ini bukan tanpa alasan karena kunyit mengandung beberapa zat yang dapat digunakan untuk antibiotic.
2.      Jahe

Selain kunyit adapula jahe, untuk hewan ternak jahe biasanya digunakann untuk mengobati penyakit kembung dan menghangatkan tubuh hewan ternak saat terjadi cuaca ekstrim
3.      Puyang


Puyang mungkin cukup asing ditelinga tapi jangan salah hasiat dari puyang ini juga cuku terbukti ampuh. Puyang digunakan untuk mentralisir segala gangguan yang berhubungan dengan penyakit atau masalah pencernaan.
4.      Air Gamping


Rendaman air gamping juga bisa kita gunakan untuk obat tradisional pada ternak salah satunya adalah untuk mengatasi penyakit kulit
          
  Nah demikianlah ulasan saya kali ini semoga dapat bermanfaat dan bisa kita jadikan referensi, dan bahan-bahan obat-oabtan diatas bukan hanya bisa di aplikasi pada kambing tapi jug bisa diaplikasikan pada sapi. Bila ada kekurangan dalam postingan saya mohon untuk dikoreksi guna lebih baiknya postingan saya kedepannya.

Monday, October 24, 2016

Proses Beranak



            Halo para pecinta dunia ternak kali ini saya akan melanjutkan bahasan saya, masih tentang kambing. Kali ini saya akan mengulas cara yang tepat untuk mengatasi proses kelahiran pada kambing dan bagaimana penganan yang tepat. Nah berikut ulasan saya.

            Kambing merupakan hewan mamalia dan proses kelahirannya dilakukan dengan cara beranak. Satu ekor kambinng biasanya akan memiliki dua ekor anakan sekaligus dalam rahimnya, walaupun tidak menutup kemungkinan untuk memiliki lebih atau kurang dari 2 (dua) ekor dalam rahimnya. Proses beranak kambing sedikit lebih mudah daripada proses beranak sapi hal ini disebabkan karena ukuran anakan kambing yang relative sangat kecil selain itu anakan kambing. Dan apa saja yang harus kita siapkan untuk membantu proses ini.
1.    Perhatikan Posisi
Memperhatikan posisi sang induk akan sangat penting dalam membantu proses bersalin sama halnya dengan proses bersalin pada indukan sapi perah pada kambing pun berlaku hal yang sama. Dengan memperhatikan posisi indukan ini maka kita akan tahu cara apa yang seharusnya kita berikan untuk membantu proses beranak ini. Akan tetapi kebanyakan kambing beranak dengan cara berdiri walaupun ada beberpa jenis kambing yang beranak dengan posisi tertidur.

2.    Air hangat

Kambing biasanya akan sangat mudah terangsang pada saat proses ini berlangsung. Sehingga kita harus tetap menjaga kenyaman dari kambing ini sendiri. Nah air hagat salah satunya dengan mengusapkan air hangat ketubuhnya akan membantu proses ini lebih lancer. Caranya adalah celupkan kain ke air hangat, kemudian basuhkan di daerah leher dan juga kaki-kaki kambing. Lakukan hal yang sama pada anakan kambing karena hal tersebut akan merangsang sel-sel pada diri kambing untuk segera pulih. Caranya adalah basuh dulu dengan kain kering tubuh anakan kambing yang baru lahir, hal ini bertujuan untuk menghilangkan lender-lendir yang ada pada anakan kambing utamanya hilangkan dulu yang berada di daerah moncong atau sekitar hidungnya, sehingga anakan kambing akan mudah untuk bernafas. Kemudian basuhkan air hangat ke sekujur tubuhnya secara berulang-ulang.

3.    Persiapkan Tempat

Hal ini akan sangat penting karena penting bagi anakan kambing yang baru dilahirkan untuk segera mendapatkan tempat yang aman. Sehingga anakan kambing ini bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman. Idealnya lakukan hal ini (proses penyiapan Kandang) minimal satu bulan sebelumnya buatalah kandang yang khusus. Lapisilah bagian alas dengan menggunakan rerumputan yang sudah tidak layak konsumsi. Dan buatlah atapnya dari asbes gelombang selbihnya sama dengan yang sudah saya postingkan pada postingan sebelumnya mengenai jenis kandang. Pembuatan kandang seperti ini bertujuan untuk memberikan suhu yang hangat pada anakan kambing yang baru saja dilahirkan, karena anakan kambing yang baru dilahirkan tidak memiliki suhu tubuh setinggi indukannya. Sehingga suhu tempat hidupnya haruslah diperhatikan juga.

Nah demikian lah postingan kali ini semoga dapat bermanfaat buat sobat semua dan selalu bisa dijadikan referensi buat saya dan juga sobat semua.sss